Pages

Pages

Pages

Wednesday, April 11, 2018

Makalah Ulum Al-Qur'an "Makkiyyah dan Madaniyyah"


BAB 1
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Al-Qur`an di turunkan untuk memberi petunjuk kepada manusia ke arah tujuan yang terang dan jalan yang lurus dengan menegakkan asas kehidupan yang di dasarkan pada keimanan kepada Allah SWT dan risalah-risalah-Nya. Dimana tempat turunnya al-Qur’an itu berbeda sehingga hal itu menyebabkan kita membedakan Al-Qur’an dari segi tempat turunnya. Seperti yang kita ketahui, Al-Qur’an berdasarkan tempat turunnya itu dibedakan menjadi dua, yakni Makkiyah dan Madaniyyah.
Dalam makalah kami kali ini, kami akan memaparkan penjelasan tentang ayat Makkiyyah dan Madaniyyah yang terdapat dalam Al-Qur’an
B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian Makkiyyah dan Madaniyyah?
2.      Apa Perbedaan Surat Makiyyah dan Madaniyyah?
3.      Apa ciri ciri Spesifik Makkiyyah dan Madaniyyah?
4.      Apa Saja contoh Surat Makkiyah dan Madaniyyah?
C.    Manfaat Mempelajari Makalah
1.      Mengetahu pengertian Makkiyah dan Madaniyyah
2.      Mengetahui Perbedaan Surat Makiyyah dan Madaniyyah
3.      Mengetahui Apa ciri ciri Spesifik Makkiyyah dan Madaniyyah
4.      Mengetahui Apa Saja contoh Surat Makkiyah dan Madaniyyah


BAB 2
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Makiyyah dan Madaniyyah
Makkiyah diambil dari nama kota Mekah, tempat Islam lahir dan tumbuh. Kata Makkiyah merupakan kata sifat yang disandarkan kepada kota tersebut. Dan sesuatu disebut Makkiyah apabila ia mengandung kriteria yang berasal dari Mekah atau yang berkenaan dengannya. Begitu pula dengan Madaniyah, ia diambil dari nama kota Madinah, tempat Rasulullah SAW berhijrah dan membangun masyarakat Islam serta mengembangkan Islam hingga ke segala penjuru dunia.
Makiyyah adalah surat/ ayat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebelum beliau hijrah ke kota Madinah. Adapun Madaniyyah adalah surat/ ayat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW setelah beliau hijrah ke kota Madinah.
Imam Az Zarkasyi dalam bukunya Al Burhan fi Ulum Al Qur’an telah menyebutkan tiga variabel definisi mengenai Makkiyah dan Madaniyah.
  1. Definisi berkonotasi tempat, bahwa Makkiyah adalah unit wahyu yang diturunkan di Mekah, dan Madaniyah adalah unit wahyu yang diturunkan di Madinah.
  2. Definisi berkonotasi periode waktu, bahwa Makkiyah adalah unit wahyu yang diturunkan sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Dan Madaniyah adalah unit wahyu yang diturunkan setelah hijrah.
  3. Definisi berkonotasi objek wahyu, atau kepada siapa khitabnya ditujukan. Maka Makkiyah adalah unit wahyu yang dikhitabkan kepada penduduk Mekah, sedangkan Madaniyah adalah unit wahyu yang dikhitabkan kepada penduduk Madinah.
B.     Perbedaan Surat Makkiyyah dan Madaniyyah
Perbedaan dari segi gaya bahasa.
1.      Ayat-ayat Makiyyah umumnya memiliki uslub (gaya bahasa) yang kuat, kalimatnya keras. Hal ini karena kebanyakan masyarakat ketika itu adalah orang-orang yang suka menentang Islam dan orang-orang yang sombong. Sebagai contoh surat Makiyyah adalah surat Al-Mudatstsir dan Al-Qomar. Adapun ayat-ayat Madaniyyah umumnya memiliki gaya bahasa yang lembut, mudah dicerna kalimatnya. Hal ini karena kebanyakan masyarakat ketika itu adalah orang-orang yang menerima dan orang-orang yang menyerahkan dirinya kepada Islam. Sebagai contoh adalah surat Al-Maidah.
2.      Surat Makiyyah umumnya memiliki ayat-ayat yang pendek dan pendalilannya kuat. Hal ini karena masyarakat yang diajak bicara umumnya adalah orang-orang yang suka menentang dan susah menerima dakwah Islam. Oleh karena itu mereka didakwahi sesuai dengan keadaan mereka, sebagai contoh adalah surat Ath-Thuur. Adapun surat Madaniyyah umumnya memiliki ayat-ayat yang panjang dan membicarakan mengenai hukum. Sebagai contoh adalah surat Al Baqarah.
Perbedaan dari Segi tema.
1.      Surat-surat Makiyyah umumnya berisi tentang Tauhid dan bagaimana aqidah yang benar, khususnya yang berkaitan dengan Tauhid Uluhiyyah dan Iman terhadap hari akhir karena kebanyakan masyarakat pada saat itu adalah orang-orang yang mengingkarinya. Adapun surat Madaniyyah umumnya berisi tentang perincian-perincian ibadah dan muamalah. Hal ini karena obyek dakwah ketika itu adalah orang-orang yang Tauhid dan aqidahnya telah kuat terpatri dalam jiwa mereka.
2.      Adanya penjelasan tentang jihad dan hukum-hukumnya, adanya penjelasan mengenai orang-orang munafik dan keadaan mereka dalam ayat-ayat Madaniyyah karena sesuai dengan keadaan saat itu, di mana ketika itu mulai diwajibkannya jihad dan mulai muncul kemunafikan yang perkara ini belum muncul ketika periode Mekah.
C.    Ciri Ciri Spesifik dari Makkiyah dan Madaniyyah
1.      Makiyyah :
o   Didalamnya terdapat ayat sajdah
o   Ayat ayatnya dimulai dengan kata “kalla”
o   Dimulai dengan ungkapan “ya ayyuha an-nas” dan tidak ada ayat yang dimulai dengan ungkapan “ ya ayyha Al-ladzina”, kecuali dalam surat Al-Hajj (22), karena di penghujung surat itu terdapat sebuah ayat yang dimulai dengan ungkapan “ya ayyuha Al-Ladzina”.
o   Ayat ayatnya mengandung tema kisah nabi dan umat umat terdahulu,
o   Ayat ayatnya berbicara tentang kisah nabi Adam dan Iblis, kecuali Surah Al-Baqarah (2),
o   Ayat ayatnya dimulai dengan huruf huruf terpotong potong (huruf altahajji) seperti alif lam mim dan sebagainya.

2.      Madaniyyah :
o   Mengandung ketentuan ketentuan faraid dan had.
o   Mengandung sindiran sindiran terhadap kaum munafik, kecuali surat Al-Ankabut (29)
o   Mengandung uraian tentang perdebatan dengan Ahli Kitabin.

D.    Contoh Surat Makkiyyah dan Madaniyyah
Makkiyyah :
1
Al-‘Alaq
47
An-Naml
2
Al-Qolam
48
Al-Qoshash
3
Al-Muzzammil
49
Al-Isro’
4
Al-Muddatstsir
50
Yunus
5
Al-Fatihah
51
Hud
6
Al-Lahab
52
Yusuf
7
At-Takwir
53
Al-Hir
8
Al-A’la
54
Al-An’am
9
Al-Lail
55
Ash-Shaffat
10
Al-Fajr
56
Luqman
11
Ad-Dhuha
57
Saba’
12
Al-Insyiroh
58
Az-Zumar
13
Al-Ashr
59
Ghofir
14
Al-Adiyat
60
Fushshilat
15
Al-Kautsar
61
Asy-Syura
16
At-takatsur
62
Az-Zukhruf
17
Al-Ma’un
63
Ad-Dukhan
18
Al-Kafirun
64
Al-Jatsiah
19
Al-Fiil
65
Al-Ahqof
20
Al-Falaq
66
Al-Adzariyat
21
An-Nas
67
Al-Ghosiyah
22
Al-Ikhlas
68
Al-Kahfi
23
An-Najm
69
An-Nahl
24
‘Abasa
70
Nuh
25
Al-Qodar
71
Ibrahim
26
Asy-Syams
72
Al-Anbiya’
27
Al-Buruj
73
Al-Mu’minun
28
At-Tiin
74
As-Sajadah
29
Al-Quroisy
75
At-Thur
30
Al-Qori’ah
76
Al-Mulk
31
Al-Qiyamah
77
Al-Haqqoh
32
Al-Humazah
78
Al-Ma’arij
33
Al-Mursalat
79
An-Naba’
34
Qaf
80
An-Nazi’at
35
At-Thoriq
81
Al-Balad
36
Al-Qomar
82
Al-Infithor
37
Shad
83
Al-Insyiqoq
38
Al-A’rof
84
Ar-Rum
39
Jinn
85
Al-Ankabut
40
Yasin
86
Al-Muthoffifin
41
Al-Furqon
87
Al-Zalzalah
42
Fathir
88
Ar-Rod
43
Maryam
89
Ar-Rohman
44
Thoha
90
Al-Insan
45
Al-Waqiah
91
Al-Bayyinah
46
Asy-Syu’ara





Madaniyyah :

1
Al-Baqarah
13
Ali-Imran
2
Al-Anfal
14
Al-Ahzab
3
Al-Mumtahanah
15
Al-Hujurat
4
An-Nisa’
16
At-Tahrim
5
Al-Hadid
17
At-Taghabun
6
Al-Qital
18
As-Shaf
7
At-Tholaq
19
Al-Jumuah
8
Al-Hasr
20
Al-Fath
9
An-Nur
21
Al-Maidah
10
Al-Hajj
22
At-Taubah
11
Al-Munafiqun
23
An-Nashr
12
Al-Mujadilah




BAB 3
PENUTUP
Kesimpulan
            Makkiyah merupakan ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan oleh Allah SWT di kota Mekkah, yaitu sebelum Rasulullah SAW berhijrah ke Madinah.  Beberapa ayat tersebut di antaranya adalah Al- fatihah,  Al- A’raf, Yunus, Al- An’am, Ar- Rad, Yusuf, An- Nahl, Al- Isro, Al- Hajj, dan masih banyak lagi ayat-ayat al-Qur’an lainnya.
            Sedangkan Madaniyyah merupakan ayat atau surat-surat yang diturunkan oleh Allah SWT tepatnya ketika Rasulullah SAW telah berhijrah ke Madinah. Beberapa surat-surat dalam Al-Qur’an yang tergolong sebagai Al- Madaniyyah di antaranya adalah Al- Baqarah,  An-Nisa’, Ali Imron, Al- Maidah, At- Taubah, Al- Hujurat, dan beberapa surat lainnya.

No comments:

Post a Comment